Langsung ke konten utama

RENUNGAN HARI INI KAMIS, 23/03/2023

Nas: Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkau pun memberi mereka makanan pada waktunya. (Mazmur 145:15

Allah Menyediakan Pekerjaan

Ketika Pemazmur berkata bahwa Allah memberi makanan pada waktunya, hal itu juga terkait dengan penyediaan pekerjaan. Bekerja bagi orang dewasa adalah suatu kewajiban (bdk. 2Tes. 3:10), guna memenuhi kebutuhan pokok. Pemazmur meyakini bahwa mereka yang menantikan Tuhan dengan segenap hati, akan mendapatkan makanan pada waktunya. Berdasarkan janji itulah, hendaknya umat Tuhan tak terlalu khawatir dirinya takkan mendapatkan pekerjaan. Tentu saja, untuk mendapat pekerjaan tak cukup hanya berdoa, tetapi ada bagian yang harus kita lakukan seperti melamar pekerjaan, bersiap mengikuti tes pekerjaan sebaik mungkin, dan lain sebagainya.

Ada banyak orang bersaksi bahwa Tuhan menyediakan pekerjaan tepat waktu bagi mereka. Akhirnya, melalui pekerjaan itu Tuhan pun mencukupkan kebutuhan mereka, termasuk dalam hal makanan. Nah, bagi kita yang saat ini sedang mencari pekerjaan, selama kita telah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berdoa, percayalah bahwa saat ini pekerjaan kita sedang "diantarkan" oleh Tuhan, seperti yang dijanjikan oleh

"TUHAN MEMILIKI BANYAK CARA UNTUK MEMBERKATI UMAT-NYA
YANG TIDAK MALAS BEKERJA."

Teriring Salam Dan Doa Tulus Saya Tuhan Yesus Memberkati Kita๐Ÿ˜‡

๐Ÿ—“ Hari / Tgl : Kamis 23 Maret 2023

๐Ÿ’ป Editor : Vikron R. Sesfao

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROSEDUR DALAM MEMBUAT GUGATAN

PROSEDUR DALAM MEMBUAT GUGATAN 

Apa perbedaan "HUKUMAN PIDANA PENJARA DAN KURUNGAN" mari kita simak

PERBEDAAN HUKUMAN PIDANA PENJARA DAN KURUNGAN  Seperti yang telah kita ketahui bersama, sebagaimana Pasal 10 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana bahwa pidana pokok terdiri dari pidana mati, pidana penjara, pidana kurungan, pidana denda, dan pidana tutupan. terdapat pidana penjara dan pidana kurungan. Di antara pidana pokok seperti yang disebutkan, Keduanya, berdasarkan Pasal 22 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana memiliki kesamaan bentuk pemidanaan dengan melakukan penahanan kebebasan bagi orang- orang yang telah melakukan suatu tindak pidana.  Dalam Pasal 14 KUHP menyatakan bahwa pada pidana penjara dikenakan kewajiban kerja. Pada pidana kurungan berdasarkan Pasal 19 ayat (2) KUHP juga dikenakan kewajiban kerja tetapi lebih ringan dari pada kewajiban kerja pada terpidana penjara. Pada pidana penjara dikenakan kepada terpidana tindak kejahatan.  Pada pidana kurungan dikenakan kepada terpidana tindak pelanggaran atau pengganti pidana denda yang tidak bisa dibayarkan sesuai Pasal...

MENGENAL UPAYA HUKUM BANDING DALAM PERKARA PIDANA

Pengertian upaya hukum Berdasar Pasal 1 angka 12 KUHAP, yang dimaksud dengan upaya hukum adalah: "hak terdakwa atau penuntut umum untuk tidak menerima putusan pengadilan yang berupa perlawanan atau banding atau kasasi atau hak terpidana untuk mengajukan permohonan peninjauan kembali dalam hal serta menurut cara yang diatur-dalam undang-undang ini." Mengapa ada upaya hukum? Putusan pengadilan yang diberikan oleh hakim atas suatu perkara tidak menutup kemungkinan masih memberi rasa tidak cukup memuaskan bagi para pihak yang berperkara. Hakim sebagai pemberi keputusan sejatinya manusia biasa yang bisa saja membuat kesalahan/kekeliruan dalam menjatuhkan putusan. Oleh karena itu, demi kebenaran dan keadilan setiap putusan hakim berkemungkinan untuk diperiksa ulang melalui upaya hukum. Upaya Hukum Banding Upaya hukum banding termasuk dalam upaya hukum biasa, yaitu upaya hukum yang bersifat menghentikan pelaksanaan putusan untuk sementara. Banding dapat terlaksana setelah ada pengaj...